Monday, 12 September 2016

Diltiazem 91






+

Obat Bermerek: Cordila SR, Cordizem, Dilmen, Farmabes, Herbesser CD KOMPOSISI Diltiazem 30 mg. TIAP tableta mengandung Diltiazem hidroklorida 30 mg. Diltiazem adalah turunan benzodiazepin yang merupakan prototip dari antagonista kalsium. Mekanisme kerja Diltiazem adalah mendepresi fungsi Nodus SA dan AV, juga vasodilatasi arteri dan arteriol koroner Serta perifer. Dengan demikian maka diltiazem Akan menurunkan denyut jantung dan kontraktilitas otot jantung, sehingga terjadi keseimbangan Antara persediaan dan pemakaian Oksigen pada iskhemik jantung. Diltiazem efektif terhadap angina yang disebabkan oleh vasospasme koroner maupun aterosklerosis koroner. Pemberian diltiazem Akan mengurangi frekuensi Serangan angina dan menurunkan kebutuhan pemakaian obat nitrogliserin. Pada Pemberian dengan oral de diltiazem diabsorpsi Kira-Kira 80 90 dan a proteínas plasmáticas berikatan dengan. Efek Muley Tampak kurang dari 30 menit setelah Pemberian dan konsentrasi tercapai setelah puncak de plasma dentro de un atasco de 2 dengan dengan waktu paruh 4 atasco. Senyawa ini dikeluarkan dentro bentuk metabolit melalui urín (35) dan FESES (60). INDIKASI Penderita pektoris angina de pecho, angina de pecho menurunkan Serangan pada penderita angina variante. Aritmia. KONTRAINDIKASI Penderita Blok AV Tingkat 2 3, hipotensi (tekanan sístole kurang dari 90 mmHg) dan syok kardiogenik. Pasien dengan gejala gangguan irama sinusal, kecuali bila ada ALAT pacú jantung ventikuler yang berfungsi. Wanita hamil, Wanita yang diduga Subur USIA. Penderita yang hipersensitif atau alergi terhadap diltiazem. Penderita dengan infark miokardial akut dan kongesti paru paru-yang dibuktikan dengan sinar X. DOSIS DAN atur Pakai Dosis Untuk orangután dewasa adalah 4 x 30 mg sehari, bila Perlu de Dapat ditingkatkan sampai 360 mg sehari. Diltiazem sebaiknya diberikan sebelum makan dan waktu hendak tidur. terjadi EFEK samping Efek samping Diltiazem jarang, hanya 2 10 pasien yang mengalami nyeri kepala, pusing, gangguan saluran cerna dan bradikardia. Kadang-Kadang de Dapat meningkatkan enzim fungsi hati seperti TGO, TGP dan fosfatasa ALKALIN. Reaksi hipersensitivitas atau alergi seperti erupsi, multiforme eritemat (dentro de un kasus demikian pengobatan Harus dihentikan). Pernah dilaporkan. erupción . prurito PERINGATAN DAN PERHATIAN Pemberian diltiazem tidak boleh dikombinasi dengan beta-Bloker atau digoxina. Hati Hati-bila diberikan pada penderita dengan bradikardia berat (50 dibawah denyut / menit) atau hambatan atrioventrikuler Tingkat 1. Bila pengobatan dengan diltiazem hendak dihentikan, dosis Harus diturunkan secara bertahap dan gejala-yang gejala mungkin en relieve diawasi secara teliti. Penderita diperingatkan Untuk tidak menghentikan pengobatan tanpa petunjuk dokter. Hati Hati-bila diberikan pada penderita payaḥ jantung kongestif. Penurunan tekanan darah sehubungan pengobatan dengan diltiazem Kadang-Kadang de Dapat menimbulkan hipotensi simptomatik. Privacidad y seguridad pada pemakaian Anak-anak belum diketahui dengan pasti. Hati Hati-bila Wanita pada diberikan menyusui INTERAKSI OBAT Diltiazem de Dapat meningkatkan kadar digoxina dentro darah. Dengan obat penghambat beta. de Dapat terjadi bradikardia, Berat sinusal, hipotensi, Gagal jantung kongestif dan meningkatkan resiko penghambat A-V. antihipertensi obat. de Dapat meningkatkan efek obat antihipertensi. Carbamazepina. de Dapat menaikkan Tingkat carbamazepina en plasma yang menyebabkan timbulnya gejala-gejala toksik oleh carbamazepina .. Anestesi. de Dapat terjadi potensiasi penurunan kontraktilitas, konduktifitas dan otomatisitas jantung seperti dilatasi vaskuler. KEMASAN Diltiazem 30 mg, Dus, 10 tabletas.




No comments:

Post a Comment